Sabtu, 13 Oktober 2012

BENTUK DAN PERBANDINGAN SISTEM EKONOMI



Prinsip dasar Sistem Ekonomi Islam adalah :
  • Kebebasan Individu

Individu mempunyai hak kebebasan sepenuhnya untuk berpendapat atau membuat suatu keputusan yang dianggap perlu dalam Negara Islam. Karena tanpa kebebasan tersebut individu muslim tidak dapt melaksanakan kewajiban mendasar dan penting dalam kenikmatan kesejahteraan dan menghindari terjadinya kekacauan dalam masyarakat.
  • Hak terhadap Harta

Islam mengakui hak individu untuk memiliki harta. Walaupun begitu ia memberikan batasan tertentu supaya kebebasan itu tidak merugikan kepentingan masyarakat umum.
  •  Ketidaksamaan Ekonomi dalam Batas yang Wajar

Islam mengakui adanya ketidaksamaan ekonomi diantara orang perorang tetapi tidak membiarkannya menjadi bertambah luas, ia mencoba menjadikan perbedaan tersebut dalam batas-batas yang wajar, adil dan tidak berlebihan.
  •  Kesamaan Sosial

Islam tidak menganjurkan kesamaan ekonomi tetapi ia mendukung dan menggalakkan kesamaan social sehingga sampai tahap bahwa kekayaan Negara yang dimiliki tidak hanya dinikmati oleh sekelompok tertentu masyarakat saja. Di samping itu amat penting setiap individu mempunyai peluang yang sama untuk berusaha mendapatkan pekerjaan atau menjalankan berbagai aktivitas ekonomi.
  •  Jaminan Sosial

Setiap warga Negara dijamin untuk memperoleh kebutuhan pokoknya masing-masing. Dalam sebuah Negara Islam menjamin setiap warga Negara dalam memenuhi kebutuhannya sesuai dengan prinsip hak untuk hidup.
  •  Distribusi Kekayaan secara meluas

Islam mencegah pemupukan kekayaan pada kelompok tertentu dan menganjurkan distribusi kekayaan kepada semua lapisan masyarakat. Seperti terdapat dalam surat Al Hasyr : 7 yang artinya supaya harta itu jangan hanya beredar di antara golongan kaya saja di kalangan kamu.
  •  Larangan menumpuk harta

Sistem ekonomi Islam melarang individu mengumpulkan harta kekayaan secara berlebihan dan mengambil langkah-langkah yang perlu untuk mencegah perbuatan yang tidak baik.
  •  Larangan terhadap organisasi anti sosial

Sistem ekonomi Islam melarang semua praktek yang merusak dan antisosial yang terdapat dalam masyarakat misalnya berjudi, minum arak, riba, pasar gelap, dsbnya. Seperti terdapat dalam surat Al Maidah : 90 yang berbunyi Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.
  •  Kesejahteraan individu dan masyarakat
Islam mengakui kesejahteraan individu dan kesejahteraan sosial masyarakat yang saling melengkapi satu dengan yang lain. Bukan saling bersaing dan bertentangan, sehingga sistem ekonomi Islam mencoba meredakan konflik ini sehingga terwujud kemanfaatan bersama.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar