Rabu, 30 Mei 2012

Mitos Pada Saat Menstruasi


11 Mitos Pada Saat Menstruasi
Haaiii Ladiess,,, zaman sekarang jangan percaya ma mitos-mitos pada saat mestruasi yang nggak jelas. Mending cari tahu dulu baru percaya ma sesuatu.. Ok..?? Mitos di Indonesia udah terlalu banyak sampe nggak masuk =.=” Naah.. waktunya menghilangkan segala mitos dan cukup percaya sama fakta
M
enstruasi adalah suatu siklus periodik bulanan yang akan dialami oleh setiap perempuan yang telah masuk masa pubertas. Menstruasi disebabkan oleh kerja hormon seksual wanita (estrogen-progesteron) yakni berupa keluarnya darah beserta lendir keputihan dari lubang vagina yang dikarenakan tidak terjadinya proses pembuahan sel telur oleh sperma didalam rahim. Siklus menstruasi rata-rata terjadi sekitar 28 hari, walaupun hal ini berlaku umum, tetapi tidak semua wanita memiliki siklus menstruasi yang sama, kadang-kadang siklus terjadi setiap 21 hari hingga 30 hari. Biasanya, menstruasi rata-rata terjadi 5 hari, kadang-kadang menstruasi juga dapat terjadi sekitar 2 hari sampai 7 hari. Umumnya darah yang hilang akibat menstruasi adalah 10mL hingga 80mL per hari tetapi biasanya dengan rata-rata 35mL per harinya.
1.      Menstruasi Membuat Tubuh Lemas.
Faktanya adalah tidak benar, bahwa menstruasi dapat membuat Anda lemas kerena darah yang dikeluarkan hanyalah sekitar 35 ml/hari. Jadi gak ada alasan bukan untuk membuat Anda lemas ???
2.    Tidak Boleh Berenang Saat Menstruasi.
Fakta berkata bahwa saat menstruasi boleh boleh saja berenang dengan syarat memakai pembarut dan tidak merasa risi. Hal tersebut tidak akan mempengaruhi kesehatan Anda tapi diingat juga jika perut Anda merasa kram sebaiknya hentikan kegiatan tersebut.
3.    Saat Tidur Tidak Boleh Mengenakan Bra.
Faktanya menyatakan bahwa memakai bra saat tidur tidak akan mempengaruhi apapun. Sebagai saran untuk menjaga kondisi payudara Anda sebaiknya menggunakan bra yang sedikit longgar dan tidak berkawat untuk menghindari tertekannya payudara Anda.
4.   Minuman bersoda dapat mempercepat selesainya menstruasi.
Menstruasi adalah proses luruhnya dinding rahim sebagai akibat tidak adanya pembuahan. Sakit tidaknya atau lancar tidaknya proses ini selain dipengaruhi oleh hormon juga dipengaruhi oleh faktor psikis. Karena itu tidak ada hubungan antara minuman bersoda dengan menstruasi yang lebih cepat. Keluhan nyeri haid juga disebabkan oleh faktor posisi rahim. Bila posisi rahim menyebabkan leher rahim (saluran keluarnya darah haid) terjepit, maka akan menimbulkan keluhan nyeri. Obat-obatan tertentu bisa memperpanjang atau memperpendek lamanya hari menstruasi.
5.    Jangan minum air es saat menstruasi.  
Air dingin tidak memiliki efek apapun saat menstruasi. Selama tidak merasakan sakit atau perut kembung, maka minum air es sah-sah saja.
6.   Memakai pembalut saat menstruasi bisa menyebabkan kemandulan.
Secara medis pembalut merupakan sarana yang membantu seseorang agar tetap bersih dan tidak lembab selama menstruasi. Pada dasarnya semua pembalut itu sehat, tapi sebagian perempuan ada juga yang mengalami alergi atau iritas. Ini dikarenakan sensitivitas dari organ kelamin setiap orang berbeda-beda. Karena itu disarankan agar setiap menstruasi mengganti pembalut sesering mungkin (idealnya setiap 4 jam).
7.    Perempuan remaja yang belum menstruasi tidak dapat hamil.
Mitos ini sangat kuat melekat di masyarakat, padahal pernyataan ini tidaklah benar. Kehamilan itu berkaitan dengan ovulasi (matangnya sel telur). Beberapa remaja bisa saja mendapatkan menstruasi sebelum masa ovulasi, bersamaan saat tubuh beradaptasi dengan tingkatan hormon. Tapi beberapa remaja lainnya ada yang mengalami ovulasi terlebih dahulu sebelum menstruasi. Jadi bisa saja terjadi kehamilan sebelum mendapat menstruasi pertama.
Bila siklus haid sudah berlangsung, yaitu saat memasuki usia akil baligh maka sel telur sudah dipersiapkan setiap siklusnya. Tapi karena masih dalam proses awal, seringkali pematangan sel telur belum terjadi secara sempurna sehingga menyebabkan haid tidak teratur. Terjadinya haid bisa berarti sudah dihasilkannya sel telur (ovulatoar) atau bisa juga tanpa sel telur (anovulatoar).
8.    Menggaruk Paha Saat Menstruasi Bisa Menimbulkan Stretch Marks.
Hal itu tidak benar kerena stretch marks yang terlihat seperti garis garis putih yang terdapat pada kulis merupakkan tanda bahwa kulit sudah merenggang lebih dari kemampuan aslinya. Hal tersebut tidak akan muncul akibat garukan dari tangan Anda.
9.   Kita Bisa Mengetahui Keperawanan Seseorang dari Gaya Berjalannya.
Keperawanan ditentukkan sudah atau belumnya seseorang melakukan hubungan seks dan tidak bisa dilihat dari cara berjalannya atau dari kondisi selaput darahnya. Jadi hal tersebut adalah mitos saja.
10. Buah Nanas Dapat Membuat Bertambahnya Cairan Lubrikasi Vagina.
Nanas Tidak Dapat Mempengaruhi Menstruasi Anda
Buah nanas dan terong tidk akan membuat cairan lubrikasi vagina Anda bertambah seketika kerana didalam kedua buah tersebut tidak terdapat kandungan Hormon Testosteron.
11.   Jangan Keramas Pada Saat mentruasi
Sungguh tidak masuk akal antara mentruasi dan keramas. Justru pada saat mentruasi kita harus menjaga kebersihan dan kesehatan.
àààSedikit Artikel Informasi ßßß
KOMPAS.com — Ada mitos menyatakan, sebaiknya saat menstruasi, terutama hari pertama, kita tidak mencuci rambut. Ada juga yang bilang, bila kita sering melakukan kebiasaan ini, kita akan lebih cepat mengalami menopause. Apakah ada penjelasan ilmiah mengenai hal ini?
Menurut dr Caroline Tirtajasa, Sp, OG, dokter spesialis Kebidanan dan Penyakit Kandungan RS Omni Medical Centre, Pulomas, Jakarta, larangan untuk mencuci rambut di saat sedang menstruasi hanyalah mitos belaka. Tidak ada penjelasan dari sisi ilmiah yang bisa menjelaskan tentang mitos tersebut. Jadi, sebenarnya tidak ada hubungan erat antara kebiasaan mencuci rambut di saat menstruasi dan percepatan terjadinya menopause.
"Menurut saya, yang terpenting untuk dilakukan saat sedang menstruasi adalah menjaga kebersihan. Terutama, kebersihan di daerah organ kelamin dan sekitarnya. Sebab, darah haid bisa menyebabkan gatal-gatal dan mengundang datangnya kuman-kuman, apalagi jika air yang Anda gunakan untuk membasuh itu mengandung kuman-kuman yang bisa menyebabkan infeksi," ujar dr Caroline.
Karena itu, lebih baik Anda memusatkan perhatian untuk tindakan ini, dan tidak lagi terlalu percaya pada mitos.



Prevention Indonesia

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar